Connect with us

SukaSinema

10 Serial TV Paling Disayangkan Yang Dibatalkan Pada Tahun 2018

Serial TV

10 Serial TV Paling Disayangkan Yang Dibatalkan Pada Tahun 2018

10 Serial TV Paling Disayangkan Yang Dibatalkan Pada Tahun 2018

Tidak Ada yang lebih membuat kesal bagi para penonton TV selain menyukai serial yang selanjutnya dibatalkan begitu saja. Pada tahun 2018 ini, beberapa acara yang dibatalkan berhasil diselamatkan oleh platform lain. Contohnya seperti Lucifer, The Expanse, Designated Survivor, Last Man Standing, dan Brooklyn Nine-Nine.

Sayangnya, beberapa acara lain berakhir begitu saja tanpa diselamatkan, seperti The Americans. Beberapa acara mungkin masih memiliki harapan walau tidak langsung diambil alih oleh platform lain. Akan tetapi beberapa di antaranya juga tidak memiliki barapan sama sekali. Berikut ini adalah 10 serial TV yang paling disahangkan dibatalkan pada tahun 2018 ini.

Daredevil / Iron Fist / Luke Cage

Ketika Iron Fist dibatalkan pada bulan Oktober yang lalu, para penggemar acara Marvel di Netflix terkejut. Kemudian Luke Cage juga dibatalkan seminggu setelahnya, para penggemar pun semakin terkejut dan marah. Lalu Daredevil ikut terkena pembatalan dan lara penggemar sudah siap untuk berdemo. Pembatalan Daredevil sangat aneh, karena data menunjukan bahwa itu adalah salah satu serial paling terkenal di Netflix.

Ternyata Netflix dan Marvel telah membuat semacam persetujuan mengenai acara Marvel di Netflix. Termasuk juga Jessica Jones yang kemungkinan akan ikut dibatalkan tahun depan nanti. Persetujuan tersebut kabarnya mengenai para karakter serial-serial tersebut tidak bisa muncul di serial atau film non-Netflix untuk setidaknya dua tahun setelah pembatalan. Itu berarti Daredevil, Luke Cage, dan Iron Fist tidak akan bergabung dalam Disney+ hingga 2020 nanti.

Timeless

Timeless sebenarnya salah satu yang beruntung. Dulu serial ini sudah sempat dibatalkan, untungnya para penggemar lantang bersuara sehingga NBC melanjutkannya untuk musim 2. Kemudian NBC membatalkannya kembali setelah musim 2. Para penggemar kembali mengeluh, namun NBC hanya memberikan mereka finale dua bagian yang dirilis tanggal 20 desember kemarin.

Meski begitu, beberapa penggemar masih berusaha untuk mendapatkan musim ketiga. Salah satu pemainnya, Matt Lanter, mengungkapkan bahwa akhirannya lebih terbuka. Itu sudah memberikan harapan yang cukup bagi para penggemar agar serialnya bisa kembali lagi suatu saat.

Masalahnya dengan Timeless bukan karena kurang antusiasnya para fans. Masalahnya justru karena tidak ada cukup penggemarnya. Serial ini hanya memiliki kurang dari tiga juta penonton. Timeless semakin lama hanya menjadi serial untuk memuaskan para penggemar yang sedikit dan tidak terlalu menguntungkan bagi studionya.

American Vandal

Sungguh sebuah tindakan kriminal dengan membatalkan acara ini. Premis American Vandal memang terdengar seperti sebuah lelucon yang tidak lucu. Sebuah mockuseries yang berkisah tentang sekelompok remaja yang berusaha mencari tahu siapa yang menggambar penis di mobil guru-gurunya.
Namun ternyata tidak hanya musim pertamanya sangat lucu, acara ini juga memiliki kedalaman yang tidak dikira. Dan acara ini sangat menarik! American Vandal adalah salah satu kejutan paling baik yang datang di tahun 2017. Ketika musim kedua tiba tahun ini, dengan parodi Making A Murderer yang mengikuti kasus baru, para penggemar begitu senang.

Musim kedua bisa dibilang jauh melebihi harapan para penonton dari musim pertamanya. Kemudian? Selesai. Tidak hanya para penggemar yang terkejut akan pembatalan yang dilakukan Netflix, tim acara ini juga terkejut dan kecewa. Padahal, konsep untuk musim ketiga sedang dikembangkan ketika acara ini diumumkan dibatalkan.

Shadowhunters

Shadowhunters adalah kasus yang menarik karena walaupun sudah dibatalkan sejak bulan Juni 2018, sebagian dari musim terakhirnya baru akan tayang awal 2019 nanti. Serial ini dibatalkan setelah musim ketiga yang dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertamanya sudah dirilis bulan Maret lalu dan bagian kedua akan dirilis bulan Februari tahun depan. Sementara itu, para penggemar Shadowhunters telah melalui segala tahap berduka sejak diumumkan pembatalannya.

Kampanye #SaveShadowhunters telah berjalan untuk mendukung adanya musim keempat, dan kabarnya sudah mulai ada pembicaraan dari yang memiliki kendali. Sebelumnya, Freeform telah mengejek kampanye Twitter tersebut dan mengatakan bahwa acara ini tidak akan kembali tak peduli seberapa banyak mereka mencuitkan kekesalannya.

Ketika Shadowhunters dibatalkan, ketua program Freeform mengatakan mereka kesulitan secara ekonomi. Mereka menambahkan bahwa mereka sangat senang dengan acara ini dalam segi kreatif. Jika saja platform lain dengan kondisi keuangan hang lebih baik mau mengambil Shadowhunters, mereka akan dihadiahi begitu banyak penggemar setia.

The Last Man On Earth

Mungkin selama ini setiap akhir musim The Last Man on Earth diakhiri secara menggantung menguntungkan acaranya. Para penggemar selalu meminta Fox ubtuk melanjutnya serialnya. Namun kali ini hal tersebut tidak lagi berhasil.

Serial komedi ini terus mengalami pengurangan penonton selama empat musimnya. Awalnya mereka memiliki 6 juta penonton dengan rating 2.4, terakhir acara ini hanya memiliki 2 juta penonton dengan rating 0.7.

Will Forte sempat mengungkapkan dalam podcast Good Ones (melalui Deadline) bahwa ia sudah memiliki rencana untuk musim kelima. Ia mengatakan bahwa musim kelima akan menjadi musim terakhir, namun ia belum memiliki rencana pasti untuk akhirannya.

Sense8

Untungnya Netflix tidak sejahat dengan Timeless saat membatalkan Sense8. Netflix masih menyempatkan waktu untuk mendengar keluhan para penggemar acara ini dan menambahkan episode spesial untuk mengakhirinya. Drama fiksi ilmiah ini berakhir pada musim kedua, dengan musim kedua yang berakhir secara menggantung.

Lalu kemudian Netflix membatalkannya. Para penggemar langsung menyatakan amarahnya dan Netflix memutuskan untuk membuat episode terakhir serial ini yang berdurasi dua jam. Episode spesial tersebut telah dirilis pada bulan Juni lalu.

Beberapa penggemar masih menginginkan musim ketiga, namun setidaknya acara ini sudah diakhiri dengan benar terlebih dahulu. Tidak semua serial yang dibatalkan mendapatkan kesempatan tersebut. Para penggemar Sense8 begitu menyukainya dan serial ini sempat memenangkan GLAAD Media Award untuk Outstanding Drama Series.

The Exorcist

The Exorcist sempat harus diperjuangkan oleh para penggemarnya agar mendapatkan musim kedua. Akhirnya hal tersebut terwujud dan John Cho ikut bermain di dalamnya, memainkan peran luar biasa yang bisa saja mendapatkannya penghargaan.

Sayangnya, para penggemar The Exorcist tidak bisa mendapatkan musim ketiga untuk melihat kisah Father Tomas dan Father Marcus selanjutnya. Penonton acara ini hanya berjumlah tiga juta di awal rilisnya dan berakhir para dua juta penonton. Fox secara resmi membatalkan The Exorcist pada bulan Mei yang lalu.

The Crossing

Serial TV fiksi ilmiah ini hanya sempat memiliki satu musim yang berisikan 11 episode. Para penggemar belum sempat terjerat dalam acara drama Steve Zahn ini sebelum akhirnya dibatalkan. Tidak ada kekesalan yang menggebu akibat dibatalkannya serial ini. Namun ini tetap menjadi tanda untuk masa depan yang buruk bagi kisah misteri yang berjalan lamban.

Inilah kenapa para penggemar tidak terlalu bersemangat dengan serial TV yang bertele-tele. Tidak banyak penonton yang cukup sabar untuk misteri yang panjang, dan mereka yang sabar justru harus menghadapi kenyataan acaranya dibatalkan.

Everything Sucks!

Masih menyakitkan bagi penggemar setiap Netflix membatalkan suatu acara dan membuat acara lain yang baru. Mereka sering merespon dengan meminta Netflix untuk menghidupkan kembali Everything Sucks untuk musim kedua. Acara ini hanya memiliki 10 episode yang berdurasi setengah jam dan berkisah tentang para remaja di Boring, Oregon pada tahun 1996. Acara ini membicarakan banyak isu yang serius dan sangat mengena bagi para penggemar mudanya.

Kabar datang dari Vulture bahwa alasan Netflix membatalkan Everything Sucks disebabkan oleh jumlah penonton yang sedikit. Hanya membutuhkan biaya 1,5 juta dolar untuk membuat satu episode acara ini, namun tidak ada yang menontonnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Topik

To Top