Connect with us

SukaSinema

Aktor Tywin Lannister Kebingungan Dengan Akhir ‘Game of Thrones’

Serial TV

Aktor Tywin Lannister Kebingungan Dengan Akhir ‘Game of Thrones’

Aktor Tywin Lannister Kebingungan Dengan Akhir ‘Game of Thrones’

Untuk sebagian pertama Game of Thrones di HBO, Charles Dance memiliki peran yang besar di Perang Tujuh Kerajaan sebagai Tywin Lannister. Sebagai sang dalang dan kepala keluarganya, ia memanipulasi banyak hal demi keuntungannya. Setelah berperan sebagai the Hand untuk sang Mad King, ia berperan penting atas kejatuhannya. Ia pun membuat keluarganya berada pada posisi yang unggul untuk mengambil alih segalanya pada momen yang tepat.

Namun kemudian ambisi dan kebencian Tywin sendiri atas putranya, Tyrion, yang menjadi akhir dari kisahnya. Anak dari keluarga Lannister yang paling muda tersebut akhirnya membunuh Ayahnya sendiri. Itu adalah akhir yang tiba-tiba terjadi untuk seorang karakter. Maka jelas saja Charles Dance menjadi terobsesi dengan bagaimana Game of Thrones akan berakhir.

Sayangnya, sepertinya sang aktor tidak terlalu senang dengan kejadian-kejadian di musim kedelapan ini.

Charles Dance angkat suara mengenai musim terakhir Game of Thrones ketika muncul di Good Morning Britain. Ia pun mengungkapkan pendapatnya dan menjelaskan bahwa ia merasa kebingungan ketika akhir kredit sudah mulai berjalan.

“Saya telah menonton sebanyak mungkin karena ada karakter seperti Daenerys, karakternya dan karakter saya tidak pernah berjumpa sama sekali,” ujar sang aktor. “Jadi kami hanya berjumpa di siaran pers dan semacamnya. Saya ingin tahu apa yang terjadi pada karakter-karakter ini. Hingga sampai pada akhirnya dan saya berpikir, ‘Hmm… Baiklah.’”

“Ada Arya kecil yang pergi entah ke mana, Jon yang sial kembali lagi ke Utara di balik tembok sana, lalu ada Tyrion. Semua orang yang masih hidup duduk bersamaan di meja. Jadi kemudian, apa yang akan kita lakukan sekarang? Apakah kita akan minum teh atau semacamnya? Saya pikir, ‘Ah, saya tidak mengerti.’”

Sang aktor bukan satu-satunya orang yang kecewa dengan musim terakhir serial ini. Namun bukan berarti bahwa perjalanannya tidak setimpal. Ini juga menunjukkan bahwa ia tidak mendukung kampanye yang dijalankan oleh para penggemar yang merasa akhirnya tidak sesuai dengan harapan mereka. Tentu saja, ada banyak kritik terhadap para penggemar tersebut yang tidak merasa berterima kasih bahwa serial ini bahkan ada. Mereka justru merasa berhak mendapatkan akhir dengan versi lainnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

Advertisement

Trending

Topik

To Top