Connect with us

SukaSinema

Inilah Dia 8 Serial TV Bergenre Komedi Terbaik Saat Ini!

Serial TV

Inilah Dia 8 Serial TV Bergenre Komedi Terbaik Saat Ini!

Inilah Dia 8 Serial TV Bergenre Komedi Terbaik Saat Ini!

The Good Place – Season 3

Dua musim pertamanya memberikan kejutan demi kejutan tanpa habis, termasuk akhir musim pertama dengan akhiran yang sangat menggantung. Pada akhir musim kedua, Michael menghadap ke depan The Judge / Sang Hakim yang diperankan oleh Maya Rudolph. Ia merasa bahwa keempat manusia yang ia urus selama ini telah dihakimi dengan tidak adil dan pantas mendapatkan kesempatan kedua. Dengan menjentikan jarinya, Sang Hakim mengirim Eleanor, Chidi, Tahani, dan Jason kembali ke Bumi. Hanya saja dalam alur waktu di Bumi yang baru ini, mereka selamat dari ajal yang menunggu.

Tidak seperti serial komedi lainnya, The Good Place membiarkan karakternya untuk berubah. Michael di musim ketiga sangatlah berbeda dengan Michael pada musim pertama dua tahun lalu. Selain itu, pada musim ini D’Arcy Carden kembali memberikan performa akting luar biasa. Yang belum berubah adalah komitmen The Good Place untuk konsep harapan, komunitas, dan kebaikan di tengah-tengah dunia pertelevisian yang dipenuhi dunia distopia dan komedi depresif.

Dear White People – Season 2

Berlatar belakang pada universitas Ivy League yang didominasi oleh orang kulit putih. Di sana terlihat adanya ketegangan antarras yang rasanya akan pecah. Dear White People hadir sebagai gambaran Amerika “paska-rasial” yang menyatukan kisah mengenai mencari identitas sendiri dan membuat jalan hidup yang unik. Serial satir ini dibuat berdasarkan film dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 2014 lalu. Mengisahkan sekelompok mahasiswa berkulit hitam di Winchester University menyusuri kehidupan yang penuh dengan ketidakadilan sosial, bias budaya, kurangnya ketepatan politis, dan aktivisme pada masa millennial.

Melalui lensa absurdis, Dear White People menggunakan ironi, penghinaan diri, dan terkadang kejujuran yang brutal untuk membuat masyarakat berkaca akan masalah yang ada saat ini dan membawakannya dalam balutan tawa. Sebagian besar musim kedua ini sama-sama menghibur dan juga tajam. Musim ini juga semakin memperdalam topik musim pertama dengan menambahkan realita yang ada di luar acaranya. Sebuah pembedahan sosial yang tepat dalam balutan millenial yang mengena, dan seperti yang biasa dikatakan orang: ini lucu karena ini nyata.

Big Mouth – Season 2

Bahkan untuk karakter kartun, melewati masa pubertas bukanlah hal yang mudah untuk anak muda. Andrew sedang belajar langsung saat ia mengalami kejamnya bertumbuh dewasa dalam serial animasi dewasa ini. Bersamanya ada Nick dan Jessi, yang saling menumbuhkan rasa sayang seiring berjalannya waktu. Para komedian terkenal yang mengisi suara dalam Big Mouth termasuk John Mulaney, Nick Kroll, Maya Rudolph, dan Jordan Peele.

Selain karena leluconnya yang vulgar, yang membuat pendekatan Big Mouth unik terhadap lika liku fisik dan emosional pubertas adalah personifikasinya. Dengan membuat kejadian yang dianggap memalukan oleh banyak anak menjadi normal, serial ini secara aktif juga mengadvokasikan kesehatan mental mereka.

Russian Doll – Season 1

Berkisah tentang Nadia, seorang perempuan muda yang sedang dalam perjalanan menjadi tamu kehormatan di sebuah pesta di Kota New York. Akan tetapi ia terjebak dalam lingkaran waktu misterius yang membuatnya menghadiri acara yang sama dan meninggal di penghujung malam setiap saat, dan keesokannya ia kembali bangun seolah hanya bermimpi dan mengulangnya kembali.

Serial ini menampilkan sebuah performa luar biasa yang mana para aktor begitu mengenal karakternya masing-masing. Bahkan mereka akan sangat mengerti hal terkecil seperti gesturnya, setiap kernyitan di wajahnya, dan terkadang rasanya seperti bukan fiksi. Russian Doll mungkin terjebak dalam lingkaran waktu, namun serial ini tidak pernah mengulang hal yang membosankan. Ia justru menghampiri segala aspek yang ada, dari lelucon yang menewaskan hingga kesedihan berduka, yang diseimbangkan oleh aktris hebat, Natasha Lyonne.

Barry – Season 1

Dibintangi oleh Bill Hader yang berperan sebagai seorang pembunuh bayaran murahan. Merasa kesepian dan tidak puas dengan kehidupannya, ia berkelana ke Los Angeles untuk membunuh seseorang yang ingin menjadi aktor. Barry mengikuti targetnya ke dalam kelas akting dan justru menemukan komunitas yang menerima dengan sekelompok orang penuh impian di pekalangan teater LA. Ia ingin memulai kehidupan baru sebagai seorang aktor, namun masa lalu kriminalnya tidak membiarkannya pergi begitu saja. Bisakah ia mencari cara untuk menyeimbangkan kedua dunianya?

Barry adalah sebuah serial di mana Bill Hader kembali menegaskan bahwa ia bukan hanya seorang komika sketsa biasa. Ia seorang aktor yang menarik dengan suara unik yang telah menciptakan salah satu acara terbaik tahun ini. Setelah Anda menangkap irama serialnya, ini sangatlah menggelikan.

Unbreakable Kimmy Schmidt – Season 4

Musim keempat Unbreakable Kimmy Schmidt mengikuti Kimmy saat ia lanjut menyesuaikan diri dalam abad ke-21 dan belajar lebih lanjut mengenai jati dirinya. Mengikuti perjalanan Kimmy adalah kawan dekat sekaligus kawan sekamarnya, Titus Andromedon; kawan yang dulunya adalah bosnya, Jacqueline White; dan penyewa tempat tinggalnya, Lillian Kaushtupper.

Sebagian pertama musim keempat ini membuat acara ini sangat sesuai dengan momen budaya yang mana rasanya kekelaman (ditambah lagi maskulinitas toksik) rasanya tidak dapat dihindari. Kimmy menggabungkannya dengan #MeToo dan menciptakan hasil yang luar biasa. Ia lanjut mendemonstrasikan bahwa dunia ini adalah tempat yang membingungkan dan mengerikan, namun selalu ada kebahagiaan dan tawa yang bisa ditemukan.

The Marvelous Mrs. Maisel – Season 2

Musim kedua mengikuti Midge satu tahun setelah pernikahannya berakhir dan karir stand-upnya dimulai. Midge lanjut tampil di beberapa klub di New York dan perlahan semakin mendekati daerah Midtown. Selama itu juga, Susie mengeluarkan seluruh tenaganya untuk mengatur karir Midge.

Sepanjang babak pertama musim keduanya, The Marvelous Mrs. Maisel tidak hanya membawa para penonton ke tempat yang jauh, namun juga memberikan sisi yang lebih dalam pada banyak karakter penting di acara ini. Tik tok dialognya dirasa lebih cepat, leluconnya lebih tajam, dan performanya jauh lebih baik. Ini adalah sebuah momentum baik yang dihasilkan dari musim pertama yang baik dan memberikan semua aktor kepercayaan diri untuk tampil lebih baik.

Sex Education – Season 1

Otis Milburn adalah seorang anak SMA yang tidak berpengalaman, canggung sosial, dan tinggal bersama Ibunya, seorang terapis seks. Kehidupannya dikelilingi oleh manual, video, dan percakapan terbuka mengenai seks, sehingga ia mau tidak mau menjadi ahli dalam bidang tersebut. Ketika kehidupan pribadinya terbongkar di sekolah, Otis menyadari bahwa ia bisa menggunakan pengetahuannya untuk mendapatkan status sosial. Melalui analisisnya terhadap seksualitas remaja, Otis menyadari bahwa ia sendiri mungkin membutuhkan terapi.

Terkadang serial ini bisa sangat lucu sekali. Namun di dalamnya juga terdapat kekhawatiran nyata yang mendalam. Para aktor muda ini juga, dan sebagian besar belum dikenal, tanpa ragu memberikan segalanya dalam performa mereka. Para remaja saat ini akan menemukan kenyamanan dan pertemanan dalam karakter-karakternya. Sex Education adalah serial komedi yang paling tajam, pintar, dan “melek” dalam urun waktu beberapa tahun terakhir. Ini adalah penggambaran remaja yang paling baik yang pernah ada.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

Advertisement

Trending

Topik

To Top