Connect with us

SukaSinema

Kevin Feige: Kemungkinan Crossover Spider-Man / Venom Tergantung Pada Sony

Film

Kevin Feige: Kemungkinan Crossover Spider-Man / Venom Tergantung Pada Sony

Kevin Feige: Kemungkinan Crossover Spider-Man / Venom Tergantung Pada Sony

Sony telah memiliki hak atas Spider-Man selama beberapa dekade ini dan telah memberikan trilogi film karakter tersebut yang sukses pada tahun 2000-an. Akan tetapi, reboot Amazing Spider-Man mereka tidak terlalu mengalami kesuksesan yang sama. Sang studio pada akhirnya bekerja sama dengan Marvel Studios dalam sebuah persetujuan unik. Spider-Man sekarang dapat dibawa masuk ke dalam Marvel Cinematic Universe sementara Sony masih memiliki ha katas karakter-karakter yang berhubungan dengannya, termasuk Venom. Film Venom tahun lalu mendapatkan ulasan yang beragam. Namun cukup bagus untuk memperlihatkan bahwa film ini akan mendapatkan sekuel. Sementara mengenai apakah Spider-Man dan Venom akan berjumpa, ketua Marvel Studio, Kevin Feige, mengatakan keputusannya bergantung pada Sony.

“Menurut saya mungkin itu tergantung pada Sony,” ungkap Kevin Feige pada CinemaBlend. “Sony memiliki kedua karakter tersebut dan memiliki Venom dalam dunia mereka. Saya tidak tahu apa rencana mereka untuk film Venom selanjutnya atau apakah aka nada selanjutnya. Namun itu seperti cukup memungkinkan.”

Pada tahun 2015, diumumkan bahwa Spider-Man akan muncul pertama kalinya dalam Captain America: Civil War sebelum mendapatkan filmnya sendiri, Spider-Man: Homecoming. Hal ini sepertinya menyelesaikan masalah penempatan sang karakter dalam franchisenya. Akan tetapi, Venom tidak memperlihatkan Spider-Man. Hal tersebut membuat penonton bertanya-tanya apakah film tersebut berada dalam Marvel Cinematic Universe atau Venom-verse.

Jika aka nada crossover, pertanyaannya akan menjadi mengenai apakah Tom Holland akan memerankan Spider-Man ataukah akan ada aktor baru lagi. Hal tersebut juga semakin dipertanyakan melihat respon Kevin Feige yang berkata semua bergantung pada Sony.

Venom hanya mendapatkan 21% ulasan positif berdasarkan situs Rotten Tomatoes, meskipun filmnya sendiri mendapatkan 855 juta dolar di seluruh dunia. Beberapa reaksi negatif pun muncul dari para penggemar yang mengharapkan pendekatan yang lebih kelam untuk karakter ini. Sebelum film ini rilis pun sempat tersiar rumor bahwa Venom akan mendapatkan rating R. Film ini telah menanam pemikiran bahwa sekuelnya akan mengeksplorasi Carnage, seorang pembunuh beruntun yang brutal. Sehingga para penonton mulai mengira sekuelnya mungkin akan memberikan kisah yang lebih dewasa.

“Anda tahu apa? Ketika Anda mendengar Venom… bukan Venom,” ralat produser Avi Arad. “Ketika Anda mendengar, Carnage, satu-satunya yang bisa Anda pikirkan adalah [rating] R. Namun jika Anda tahu kisahnya, jika Anda sungguh tahu komiknya, tidak ada hal tersebut. Dia adalah jiwa yang tersiksa. Ini bukan tentang apa yang ia lakukan, karena kami tidak perlu menunjukkan pisaunya datang dari mana ke mana dan darahnya bercucuran. Yang harus ditunjukkan adalah, apa motivasinya? Apakah ia terlahir seperti itu? Ataukah ini seseorang yang harus kita kasihani? Karena jika Anda sukses membuat penjahat yang bisa dikasihani, tepat sasaran.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

Advertisement

Trending

Topik

To Top