Connect with us

SukaSinema

Natalie Portman Dan Raffey Cassidy Memerankan Karakter Yang Sama Di ‘Vox Lux’

Film

Natalie Portman Dan Raffey Cassidy Memerankan Karakter Yang Sama Di ‘Vox Lux’

Natalie Portman Dan Raffey Cassidy Memerankan Karakter Yang Sama Di ‘Vox Lux’

Ketika dua aktor memainkan karakter yang sama namun dengan umur yang berbeda dalam sebuah film, Anda mungkin berpikir bahwa akan ada banyak komunikasi antara keduanya. Lagipula, menggali pola pikir dan latar belakang kisah sebuah karakter bersama rekan kerjanya untuk menemukan pola pikir yang sama terdengar seperti sebuah kesempatan langka bagi aktor manapun. Akan tetapi, ternyata hal tersebut tidak terjadi dalam pendekatan yang dilakukan oleh Natalie Portman dan Raffey Cassidy. Keduanya justru sengaja merahasiakan pemikiran mereka mengenai karakter yang sama-sama mereka perankan dalam film Vox Lux.

Natalie Portman sempat mengungkapkan hal tersebut dalam wawancaranya bersama CinemaBlend. “[Penulis / Sutradara Brady Corbet] sangat ingin membuat ini seperti dua orang yang berbeda sehingga penonton bisa melihat transformasinya. Semacam transformasi radikal dari gadis yang Anda lihat di awal dan perempuan yang Anda lihat di bagian kedua,” ujar sang aktris. “Jadi itu sungguh sebuah perjalanan yang liar.”

Karakter yang diperankan oleh Natalie Portman dan juga Raffey Cassidy di Vox Lux adalah Celeste. Ia adalah seorang gadis muda yang, setelah mengalami kejadian yang membuatnya trauma ketika remaja, menjadi terkenal sebagai seorang penyanyi. Raffey Cassidy memainkan karakter tersebut di bagian film yang dimulai pada tahun 1999 ketika karirnya baru dimulai. Sedangkan bagian Celeste yang diperankan oleh Natalie Portman adalah ketika ia sudah menjadi bintang terbesar di dunia pada tahun 2017. Ketika ia sedang bersiap untuk konser besarnya, sebuah berita tersiar mengenai kejadian keji yang menyebutkan karyanya dan mempengaruhi karirnya.

Dalam wawancara Natalie Portman dan Raffey Cassidy bersama CinemaBlend, mereka ditanyakan beberapa hal. Salah satunya adalah bagaimana mereka berkomunikasi mengenai karakter yang sama-sama mereka perankan ini. Meskipun kedua peran tersebut memiliki nama yang sama, Celeste, mereka justru seharusnya dilihat sebagai “dua karakter yang sangat berbeda” seperti yang dikatakan oleh Raffey Cassidy.

Kedua aktris menjelaskan bahwa ide yang terpusat dalam kisahnya di Vox Lux adalah bahwa Celeste berubah menjadi orang yang sangat berbeda ketika dewasa dibandingkan ketika masih remaja. Itu berarti performa mereka di depan kamera justru terbantu dengan tidak membicarakan karakternya. Meskipun begitu, mereka tetap sempat bekerja sama karena Raffey Cassidy juga berperan sebagai anak Celeste ketika dewasa, Albertine.

Masih dalam wawancara yang sama, kedua aktris ditanyakan cara pandang mereka masing-masing juga. Secara individu, seperti apa sebenarnya mereka melihat Celeste dan apa yang mereka fokuskan dalam performanya? Raffey Cassidy menjelaskan bahwa ia lebih berfokus pada kejadian yang membuat Celeste trauma. Ia mengatakan itu terutama karena masih baru dalam pikiran karakternya saat ia memulai karirnya.

“Untuk karakter saya, karena adegan pertamanya adalah kejadiannya, saya rasa ini hanya soal bagaimana ia akan mengatasi trauma tersebut, dan bagaimana kejadian tersebut berperan sepanjang hidupnya,” jelas sang aktris muda. “Kejadian tersebut berdampak pada seluruh keluarganya, namun di saat yang sama dia juga ditemukan di gereja akibat kejadian ini.”

Sang aktris juga mengatakan bahwa versinya lebih berfokus pada bagaimana Celeste menghadapi traumanya. “Menurut saya ini lebih seperti memperlihatkan bagaimana dia menghadapi apa yang telah terjadi dan memperlihatkan bahwa dia mengabaikannya,” ujarnya. “Jadi kemudian kita melihat nantinya di kehidupannya bahwa itu tidak berhasil, dia tidak melakukan hal yang benar.”

Maksud Raffey Cassidy dengan “tidak melakukan hal yang benar” adalah kehidupan Celeste menjadi berantakan di masa depannya. Bukan hanya Celeste bertingkah tidak benar dengan narkoba, seks, dan alkohol, namun pikirannya juga tidak berjalan dengan jernih. Hal inilah yang digunakan oleh Natalie Portman dalam bagiannya sebagai Celeste.

Natalie Portman menjawab pertanyaan mengenai Celeste versinya dan apa yang dia fokuskan dengan melanjutkan apa yang sudah dibawa oleh Raffey Cassidy. Yang terutama bagi Natalie Portman adalah bagaimana Celeste berinteraksi dengan berbagai macam orang yang berbeda.

“Menurut saya untuk Celeste di masa depan kami sangat ingin hanya membuatnya menjadi orang yang seperti akan mengucapkan apapun,” jawab Natalie Portman. “Perkataannya beberapa hanya omong kosong dan beberapa juga memiliki makna sungguhan. Dan semua itu semacam tercampur di dalamnya, sampah dan emas yang ada dalam ucapannya.”

Selain melihat kepribadiannya dari tutur kata, Natalie Portman juga mengatakan bahwa mereka ingin mendalami hubungannya dengan orang-orang tertentu. Terutama baginya adalah bagaimana Celeste berperilaku berbeda-beda kepada setiap orang di hidupnya. “Lalu juga memiliki hubungan yang sangat spesifik ini, jadi terlihat betapa berbedanya dia bersama saudarinya, kemudian bagaimana dia bersama manajernya, kemudian bagaimana dia bersama anaknya, atau bagaimana dia bersama jurnalis,” jelas sang aktris yang sempat bermain di film Black Swan ini. “Anda seperti bisa melihat semua cara berbeda dalam tingkah lakunya dalam skenario-skenario yang berbeda.”

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

Advertisement

Trending

Topik

To Top