Connect with us

SukaSinema

Sinopsis Drama Korea Our Blooming Youth, Cinta dan Kutukan Mengerikan!

Drakor

Sinopsis Drama Korea Our Blooming Youth, Cinta dan Kutukan Mengerikan!

Sinopsis Drama Korea Our Blooming Youth, Cinta dan Kutukan Mengerikan!

SukaSinema – Drama sageuk atau kerajaan yang di bintangi oleh aktor papan atas Park Hyung Sik dan Jeon So Nee berjudul Our Blooming Youth (2023) sudah bisa Anda nikmati. Drama korea Our Blooming Youth ini sedang ramai dibicarakan.

Masih berlatar belakang kehidupan di dalam istana, drama ini mengisahkan kisah hidup Putra Mahkota Lee Hwan. Dimana ia di kelilingi oleh rumor pasca kematian saudaranya. Rumor yang paling menyedihkan yaitu kalau Lee Hwan merupakan pembunuh saudaranya tersebut.

Min Jae Yi Difitnah

Sinopsis Drama Korea Our Blooming Youth, Cinta dan Kutukan Mengerikan!

Tuduhan yang serupa juga di alamatkan juga pada Min Jae Yi setelah seluruh keluarganya tewas secara misterius karena racun. Gadis yang merupakan putri cendekiawan tersebut di tuduh secara terang-terangan membunuh keluarganya.

Jae Yi akhirnya bertekad mendatangi Putra Mahkota Lee Hwan untuk memecahkan kasus tersebut dan sekaligus membersihkan namanya. Apakah Anda dengan kelanjutannya? Ikuti kisah mereka di dalam drama korea Our Blooming Youth (2023).

Episode 1

Sinopsis Drama Korea Our Blooming Youth, Cinta dan Kutukan Mengerikan!

Putra Mahkota Lee Hwan akhirnya naik tahta dan menggantikan saudaranya yang telah meninggal dengan perasaan sedih dan gelisah. Pasalnya, ia di rumorkan telah membunuh saudara kandungnya tersebut untuk mendapatkan posisi Putra Mahkota saat ini.

Sebuah surat secara misterius datang memperparah keadaannya. Namun, seorang gadis yaitu putri cendekiawan yang terbiasa memecahkan kasus datang ke dalam hidupnya setelah kematian seluruh keluarganya.

Bahu kanan sang Putra Mahkota Lee Hwan terkena panah beracun pada satu tahun lalu. Akibatnya, tangan sebelah kanan Lee Hwan ini tidak maksimal di gerakkan.

Namun, pelaku yang berani melepaskan panah beracun tersebut masih menjadi misteri yang tak terpecahkan. Cerita yang beredar di istana adalah perbuatan hantu karena Lee Hwan di rumorkan telah meracuni saudaranya, Pangeran Ui Hyeon, agar bisa naik tahta.

Sejak ia naik tahta, Lee Hwan mendapatkan sebuah surat misterius yang secara terus menerus menerornya. Isi surat tersebut terus menghantui, karena di sana tertulis jika Lee Hwan merupakan sang pembunuh Ui Hyeon. Isi surat tersebut kemudian membuat Lee Hwan menjadi frustasi karena seolah menyalahkan kematian kakaknya Ui Hyeon padanya.

Gosip jika tangan kanan Lee Hwan cacat terus menjadi buah bibir di seluruh istana. Penasihat Negara Kanan yaitu Jo Won Bo, sangat mempermasalahkannya. Dia tidak ingin calon raja mempunyai tangan kanan yang cacat.

Episode 2

Tidak hanya itu saja, dia berencana menggunakan kelemahan Lee Hwan itu untuk menggulingkannya. Hal ini karena ia ingin putra dari ratu yang tidak lain adalah keponakannya, mendapat kesempatan untuk menjadi Putra Mahkota.

Won Bo ingin raja menggelar Perburuan Besar untuk bisa menilai apakah tangan kanan Putra Mahkota Lee Hwan bisa di gerakkan dengan baik atau tidak. Idenya tersebut kemudian di tentang oleh Penasihat Negara Kiri, Han Jung Eon, yang berharap agar Lee Hwan menjadi pulih lebih dulu.

Namun, raja telah memutuskan jika Perburuan Besar tersebut akan tetap di gelar. Lee Hwan tidak punya pilihan lain selain ia berusaha mempersiapkan diri.

Kekhawatiran lebih terlihat jelas pada sahabat dekatnya dan sekaligus putra dari Jung Eon, Han Sung On. Han Sung On sendiri ini sebenarnya tengah menyiapkan pernikahan dengan Min Jae Yi, yaitu sang putri dari seorang cendekiawan bernama Min Ho Seung.

Nahas, ketika hampir dekat dengan hari pernikahan, seluruh keluarga Min Ho Seung tiba-tiba tewas. Min Jae Yi akhirnya di tuduh sebagai pelaku pembunuhan.

Rumor yang beredar juga mengatakan jika Jae Yi menjalin hubungan bersama dengan lelaki yang sedari kecil sudah di rawat oleh keluarganya. Jae Yi kemudian tidak punya pilihan lain selain melarikan diri.

Continue Reading

More in Drakor

To Top