Connect with us

SukaSinema

6 Film Unik Yang Tersedia Di Disney+ Sejak Hari Peluncurannya

Film

6 Film Unik Yang Tersedia Di Disney+ Sejak Hari Peluncurannya

6 Film Unik Yang Tersedia Di Disney+ Sejak Hari Peluncurannya

Ketika Disney+ diluncurkan beberapa hari yang lalu, ada banyak konten yang dapat dinikmati di dalamnya bahkan dari hari pertama. Segala hal mulai dari sebagian besar konten Star Wars hingga hampir semua film Pixar akan dapat dinikmati para pelanggannya. Bukan hanya itu, kepustakaan Disney sudah dibangun sejak tahun 1920-an yang lampau. Dalam hampir seratus tahun studio Disney berjalan, Disney telah menghasilkan banyak sekali film besar.

Seperti kepustakaan layanan streaming pada umumnya, sejumlah besar konten yang tersedia akan dipenuhi oleh film-film yang kurang dikenal. Akan ada banyak film original dari Disney Channel dan film TV yang awalnya menjadi bagian dari serial antologi Disney. Seperti salah satu contohnya The Wonderful World of Disney. Akan tetapi, tersimpan di dalamnya terdapat lebih lagi konten-konten yang tidak biasa. Ada beberapa film yang, dalam caranya sendiri, cukup unik dan bahkan sedikit aneh. Berikut ini adalah beberapa film paling aneh yang akan dapat Anda saksikan di Disney+ sejak hari pertama peluncurannya, serta kisah menarik di baliknya.

Swiss Family Robinson (1940)

Anda tidak perlu terlalu fasih dengan sejarah Disney untuk mengetahui bahwa Walt Disney sempat membuat versi film dari Swiss Family Robinson. Akan tetapi, film yang itu dibuat pada tahun 1960. Meskipun film tersebut juga akan tersedia di Disney+ sejak hari pertama, ini bukan film tersebut. Ini adalah film tersebut dalam versi tahun 1940. Ini juga bukan contoh awal dari Disney yang membuat ulang kisahnya. Disney sama sekali tidak memiliki keterlibatan dalam produksi film keluaran 1940 ini. Akan tetapi, kabarnya versi ini memang menginspirasi Disney untuk membuat ulang filmnya.

Lalu jika ini bukan film Disney, kenapa akan ada di Disney+? Sebelum ada teknologi VCR, jauh lebih umum untuk film-film dirilis ulang di bioskop. Itu adalah satu-satunya cara untuk para penonton dapat menonton film kembali setelah sudah menghilang dari bioskop. Itu juga satu-satunya cara untuk studio bisa tetap menghasilkan uang dari film lama.

Kabarnya, ketika Disney memutuskan untuk membuat ulang Swiss Family Robinson, studio tersebut ingin memastikan bahwa mereka tidak akan berkompetisi di bioskop dengan film versi lamanya. Oleh karena itu, sang studio membeli hak cipta film rilisan 1940 ini untuk ‘menghilangkannya’ agar versi Disney akan menjadi satu-satunya versi yang ditonton orang. Sekarang, para pelanggan akan dapat menyaksikan keduanya di Disney+ pada hari peluncurannya nanti.

Richie Rich’s Christmas Wish (1998)

Film sekuel dari film terkenal yang sempat dirilis di bioskop ini tidak terlalu dikenal hari ini. Akan tetapi, hal tersebut cukup umum terjadi pada tahun 1990-an dan awal tahun 2000. Disney membuat banyak sekuel untuk film-film animasinya yang sukses, dan studio lain pun mengikuti langkahnya. Inilah mengapa, empat tahun setelah rilisnya film Richie Rich yang dibintangi oleh Macaulay Culkin pada tahun 1994, dirilis sekuel Richie Rich’s Christmas Wish. Akan tetapi, akibat anggaran film yang terbatas, film sekuel ini tidak memiliki aktor yang sama.

Hanya saja, Richie Rich sebenarnya bukan film Disney. Ini bahkan bukan salah satu film yang tidak sengaja menjadi milik Disney ketika Fox dibeli oleh sang studio. Richie Rich dibuat oleh Warner Bros, karena itulah film originalnya tidak akan ada di Disney+. Akan tetapi untuk sekuelnya, meskipun disitribusikan oleh Warner Bros., film tersebut diproduksi oleh Saban Entertainment. Saban, studio di balik film Mighty Morphin Power Rangers, merupakan salah satu pemegang saham dalam Fox Family Channel. Channel tersebut telah dibeli oleh Disney pada tahun 2001 dan diubah menjadi ABC Family (sekarang dikenal sebagai Freeform).

Selain membeli channel tersebut, Disney juga membeli hak atas kepemilikan Saban. Disney juga sempat memiliki hak cipta atas Power Rangers untuk beberapa saat, namun kemudian Saban pada akhirnya membeli ulang hak cipta karakter tersebut. Namun tak ada yang menginginkan film Richie Rich yang satu ini kembali, maka film ini akan berada di Disney+ nantinya.

The Secret of the Magic Gourd (2007)

Jika Anda merupakan penggemar berat Disney, ada kemungkinan bahwa selama beberapa tahun terakhir ini, Anda sudah melihat banyak konten yang akan tiba di Disney+. Namun salah satu film yang pastinya kurang dikenal adalah The Secret of the Magic Gourd. Film ini sudah pernah tersedia dalam DVD sebelumnya, maka dapat dibilang tidak terlalu mustahil untuk dapat ditemukan. Namun sangat tidak mungkin bahkan ada orang yang mencarinya.

The Secret of the Magic Gourd adalah produksi bersama dari Disney dan Centro Digital Pictures yang berpusat di Hong Kong. Film ini diproduksi secara eksklusif untuk pasar Cina dan tidak terlalu diperuntukan untuk para penonton Barat. DVD yang dirilis di Barat telah di-dubbing menggunakan bahasa Inggris, kemungkinan versi itu yang akan tersedia di Disney+ nantinya.

Casebusters / Fuzzbucket (1986)

Akan ada banyak film yang merupakan berbagai bagian dari The Wonderful World of Disney yang akan hadir dalam Disney+ sejak hari pertama peluncurannya. Tidak semua film yang dibuat untuk pertelevisian ini diperuntukan untuk sukses, namun ketika Anda melihatnya kembali, Anda akan menyadari bahwa beberapa film ini unik karena alasan yang berbeda sendiri.

Film Casebusters yang dirilis pada tahun 1986 berkisah tentang pasangan detektif anak-anak yang bekerja untuk perusahaan keamanan milik kakek mereka. Film tersebut disutradarai oleh Wes Craven dari A Nightmare on Elm’s Street. Pada tahun yang sama juga, ikon horor Mick Garris menyutradarai film Fuzzbucket, sebuah film yang juga ditulis olehnya. Film tersebut berkisah tentang seorang bocah kecil dan kawan imajinasinya. Meskipun ini bukan satu-satunya proyek Disney yang dikerjakan oleh Mick Garris, masih cukup aneh untuk mengasosiasikan para master genre horor dengan Disney.

Thumbelina (1994)

Walt Disney Studios tentu saja memiliki standar emas untuk animasinya. Namun selalu ada usaha atau karya yang dapat menjatuhkan studio besar satu ini. Salah satu usaha tersebut justru sempat datang dari animator sang studio sendiri. Don Bluth telah bekerja di Disney sejak film Sleeping Beauty dan dia juga menyutradarai film The Rescuers. Namun pada tahun 1980-an, ia menjadi tidak puas dengan arah studio ini dan mulai berjalan sendiri.

Don Bluth kemudian menciptakan beberapa film animasi yang paling diingat seperti The Secret of NIMH dan The Land Before Time. Film yang kedua tersebut ia rilis di hari yang sama dengan film Oliver and Company produksi Disney. Semua hanya untuk memperlihatkan betapa beraninya dia melawan mantan atasannya sendiri.

Thumbelina sebenarnya adalah sebuah film yang dibuat oleh Bluth untuk Warner Bros. Namun pada awal tahun 2000-an, Fox mempekerjakan Don Bluth untuk membuat film animasi seperti Anastasia dan Titan A.E.. Studio tersebut kemudian membeli hak cipta atas film Thumbelina dan beberapa film Don Bluth lainnya. Sekarang, beberapa film karya pria yang ingin melawan Disney, menjadi milik Disney, termasuk salah satunya Thumbelina.

Continue Reading

More in Film

To Top