Connect with us

SukaSinema

10 Serial TV Horror Terbaik Sepanjang Tahun 2018

Serial TV

10 Serial TV Horror Terbaik Sepanjang Tahun 2018

10 Serial TV Horror Terbaik Sepanjang Tahun 2018

Bagi penggemar horror sejati, rasanya tidak pernah ada horror yang cukup di televisi. Untungnya, beberapa tahun ini pertelevisian telah menyajikan lebih banyak unsur mengerikan. Terutama pada tahun 2018 ini yang melahirkan beberapa acara horror terbaik. Berikut ini adalah 10 serial televisi bergenre horror terbaik sepanjang tahun 2018.

Castle Rock Season 1 – Hulu

Dalam banyak aspek, Castle Rock adalah acara TV horor yang sudah menjadi paket lengkap. Acara ini berdasarkan dunia aneh mengerikan yang diciptakan oleh Stephen King, sang Raja Horror.

Castle Rock tidak bersumber dari suatu novel tertentu. Maka serial ini tidak melalui tantangan adaptasi yang sulit, dan malah membangun kisah dalam tema-tema yang ada di novel dan kisah milik Stephen King. Jika Castle Rock terkadang terbebani oleh misterinya yang aneh dan tak bisa dipecahkan, ambisiusnya menutupi kekurangan tersebut.

Namun bahkan jika Castle Rock hanya dibuat berdasarkan karya Stephen King, para aktor luar biasa yang bermain di dalamnya dapat membuat sebuah jalan emas sendiri. André Holland, Bill Skarsgård, Sissy Spacek, Melanie Lynskey, Scott Glenn dan beberapa aktor lain mengambil bagian dalam kisah horror ini. Selain itu, aktor langganan serial TV seperti Terry O’Quinn, Allison Tolman, dan Frances Conroy juga turut membantu dengan penampilan mereka.

Ash vs Evil Dead Season 3 – Starz

Ash vs Evil Dead adalah sebuah proyek yang cukup membingungkan dalam berbagai aspek, namun tidak ada yang terkejut dengan betapa bagusnya proyek ini. Untuk mengakhiri serial ini, Ash vs Evil Dead membuka kisah kehidupan Ash dengan sesuatu yang sangat menakutkan baginya: seorang anak gadis remaja.

Acara ini kemudian menghancurkan segalanya di dunia dengan memperbesar mitologi Evil Dead dengan gila. Pablo, Kelly, dan Ruby juga ikut terseret dalam petualangan berbahaya ini. Ash vs Evil Dead menjaga keseimbangan yang konsisten dengan kengeriannya yang ditambahkan dan rasa humornya.

Chilling Adventures of Sabrina Part 1 – Netflix

Sabrina Spellman kembali ke layar kaca di Netflix tahun ini. Akan tegapi ia bukanlah dalam bentuk sitkom ABC yang dibintangi oleh Melissa Joan Hart. Chilling Adventures of Sabrina adalah kisah yang menyeramkan dan membuat bulu kuduk berdiri. Berkisah tentang seorang gadis yang terjebak antara kehidupan remaja mortal biasa dan kehidupan sebagai seorang penyihir yang bisa melakukan magis dan hidup lama.

Kehidupannya yang condong ke arah Church of the Night dan segala tradisi kelamnya akan menjadi konflik dengan keberadaannya sebagai setengah manusia.

Sabrina Spellman membuktikan dalam Part 1 bahwa ia tidak takut menyebrangi garis yang beberapa kawan mortalnya tidak berani lalui. Dan keputusan akhirnya untuk mengisi namanya dalam Book of the Beast rasanya pas dan mengerikan.

American Horror Story: Apocalypse – FX

Setelah bertahun-tahun berjibaku dengan crossover magis pendek, Ryan Murphy & Co. sungguh menggila dalam serial terakhirnya. Mereka mencampurkan segala karakter dan kisah-kisah sebelumnya untuk American Horror Story: Apocalypse.

Musim kedelapan dari AHS ini adalah perjalanan yang sempurna dari awal hingga akhir. Apocalypse masih menyajikan penampilan yang sangat luar biasa, dialog mematikan, dan kejutan-kejutan. Akhirnya acara ini bisa menjadi sebagus seperti ketika pertama kali sukses dulu.

Cukup untuk dikatakan bahwa Apocalypse berjalan melalui mitologi-mitologi yang ada dalam serial ini. Mulai dari penyihir hingga makhluk-makhluk yang berhubungan dengan kepercayaan.

Black Mirror Season 4 – Netflix

Charlie Brooker mungkin tidak bermaksud untuk membuat serial horror dengan tema modern. Akan tetapi Black Mirror telah menjadi Psycho untuk kemajuan teknologi saat ini. Musim keempat acara ini juga tidak berbeda karena masih tetap berlaju dalam naratif yang kelam dan menegangkan.

Episode Metalhead disajikan dalam bentuk hitam putih yang menegangkan. Kemudian mimpi buruk bagi seorang Ibu dengan sifat terlalu protektif diperlihatkan pada episode Arkangel. Lalu terdapat episode Black Museum yang dapat dibilang menjadi episode paling mengerikan yang mengakumulasi segala kengerian selama ini.

Preacher Season 3 – AMC

Ketika musim keduanya berakhir, Preacher memberikan petunjuk akan ada karakter buku komik yang akan muncul. Dan musim ketiganya mengeluarkan segalanya. Preacher membuka sejarah keluarga Jesse Custer dengan memperkenalkan Betty Buckley yang memerankan Gran’Ma L’Angelle. Ditambah lagi kedua anak buahnya yang sangat kejam, Jody dan T. C.

Walaupun kisah yang penuh dengan komedi gelap dan agama ini tidak langsung terlihat horror, setiap sudut dunia Preacher justru penuh dengan kengerian. Dengan sejuta jiwa yang berteriak kesakitan menjadi suara statis latar belakangnya.

Channel Zero: The Dream Door – Syfy

Channel Zero adalah sebuah serial antologi yang diproduksi oleh Syfy. Pada tahun ini terdapat dua episode yang dapat dibilang berhasil menyajikan horror sesungguhnya, Butchers Block dan The Dream Door. Namun The Dream Door yang rasanya menang sebagai serial TV horror seutuhnya. Meskipun begitu, keseluruhan musim ketiga serial ini dipenuhi oleh episode horror penuh darah yang luar biasa.

Dikombinasikan dengan kisah yang berbalik tiba-tiba dan laju kisah yang cepat, The Dream Door menjadi mimpi buruk berkat kawan imajinasi seorang gadis kecil yang merupakan seorang badut bernama Pretzel Jack.

Pretzel Jack diperankan oleh seorang manusia karet, Troy James, yang sebelumnya sempat memukau dengan liukan badannya di America’s Got Talent. Pretzel Jack adalah sebuah monster yang sangat mengerikan yang jarang sekali bisa ditemukan di layar kaca. Faktor mengerikan makhluk ini sepenuhnya visual, menggunakan keheningan untuk membangun ketegangan.

The Terror Season 1 – AMC

The Terror mengkombinasikan monster dengan horror psikologi ketika para karakternya bafus menghadapi terror keadaan mereka yang terdampar di tengah hamparan salju. Ditambah lagi mereka tidak punya makanan, dikejar oleh makhluk yang tidak bisa dibunuh, dan disabotase untuk melawan satu sama lain unyuk bertahan hidup.

Serial TV satu ini cukup menjadi terkenal sehingga bisa mendapatkan musim kedua. Namun serial ini akan menjadi sebuah antologi.

The Haunting of Hill House Season 1 – Netflix

Adaptasi terbaru dan terbaik untuk novel karya Shirley Jackson, The Haunting of Hill House produksi Netflix adalah sebuah acara mengagumkan dan mengerikan. Para pemain pantas menerima sebagian besar kesuksesannya. Begitu banyak aktor dewasa luar biasa seperti Carla Gugino dan Victoria Pedretti. Para aktor muda dan karakter mereka juga jauh lebih hebat daripada karakter muda biasanya di genre ini.

Para penonton juga harus berterima kasih kepada pembuat film Mike Flanagan dan tim kreatifnya atas kesuksesan The Haunting of Hill House. Untuk menggeneralisasikan kehebatan horror Flanagan, sebuah adegan bisa memberikan visual yang indah, kengerian yang begitu menakutkan, dan ketegangan psikologis tiap karakter. Semua elemen tersebut pun bisa berdiri sendiri dan tidak bergantung pada satu sama lain.

The Walking Dead Season 9 – AMC

Walaupun estetika kotor alaminya tetap sama, The Walking Dead berubah menjadi sesuatu yang berbeda dan penuh harapan di Musim 9. Di bawah tuntunan showrunner baru Angela Kang muncul juga rencana besar untuk pengembangan dunia penuh zombie ini. The Walking Dead membangun ulang karakter dan komunitasnya dan memberikan setidaknya satu momen yang tidak ada yang bisa memprediksinya.

Dari kekejaman Negan hingga perkenalan pada karakter dan ancaman baru semuanya terasa jauh lebih segar. Musim kesembilan The Walking Dead sangat merombak arah beberapa musim terakhir ini. Acara ini juga kembali menyentuh rasa penemuan ketika Aaron pertama kali menawarkan kembali ke peradaban yang bisa dikenal.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Topik

To Top