Connect with us

SukaSinema

9 Film Tahun ’80-an Yang Meluncurkan Karir Selebritis Hollywood Ternama

Film

9 Film Tahun ’80-an Yang Meluncurkan Karir Selebritis Hollywood Ternama

9 Film Tahun ’80-an Yang Meluncurkan Karir Selebritis Hollywood Ternama

Bayangkan kita menonton film favorit orang tua era 80-an, yang mungkin akan mempertemukan kita dengan wajah pemeran yang familiar. Sebaliknya, mungkin kita menjadi sosok orang tua yang mengajak anaknya menyaksikan film 80-an, menyaksikan film peluncur karir aktris terdengar menarik.

Dari Tom Cruise hingga Tom Hanks, banyak dari selebritis papan atas dalam film atau televisi hari ini juga merupakan seleb papan atas di era 80-an. Memang, menyaksikan awal mula sebuah perjalanan karir panjang yang gemilang adalah hal terbaik dalam menonton ulang film 80-an. Menyaksikan atau menyaksikan ulang, berikut adalah beberapa film era 80-an yang meluncurkan nama-nama selebritis Hollywood pada dekade revolusioner tersebut.

Drew Barrymore melalui Extra-Terrestrial (1982)

Drew Barrymore pernah menjadi produser, sutradara, dan salah satu agen Charlie’s Angels versi tahun 2000. Peranannya yang sering diperbincangkan dari film era 80-an yaitu Extra-Terrestrial karya Steven Spielberg, dimana ia berperan pada umur tujuh tahun. Fiksi Ilmiah karya Spielberg tersebut mengisahkan pertemanan antara seorang anak kesepian (Henry Thomas) dan alien yang tersesat. Film tersebut menjadi film dengan pendapatan terbesar pada tahun 1982 dan memenangkan empat dari Sembilan Academy Awards yang menominasikannya. Sejak saat itu, Drew Barrymore menjadi satu dari sedikit aktris cilik yang mampu mempertahankan relevansinya sebagai selebritis papan atas Hollywood.

Sean Penn dalam Fast Times at Ridgemont High (1982)

Slum Dunk umumnya digunakan untuk mereferensikan filmografi John Hughes sebagai film tentang kehidupan sekolah menengah atas terbaik di tahun 80-an. Meski demikian, Debut Amy Heckerling pada tahun 1982 menjadi pengecualian yang besar untuk klaim tersebut.

Sean Penn, pemenang dua Academy Awards (Mystic River, Milk), sangat fantastis memerankan Jeff Spicoli dalam Fast Times at Ridgemont High. Jeff Spicoli adalah pelajar Kalifornia bagian Selatan penuh nilai A dalam hal seks, narkoba, dan rock n’ roll. Fast Times, juga menjadi batu lompatan besar untuk karir selebritis lain seperti Phoebe Cates, Forest Whitaker, dan Nicolas Cage. Nama-nama tersebut merupakan selebritis yang paling sering diperbincangkan, lucu, dan berkesan dari era perfilman dekade 1980.

Michael Keaton dalam Night Shift (1982)

Perannya di sini tak seperti peran berikutnya dalam Batman 1989, atau menunjukan kehandalan sutradara film pemenang Oscar seperti Apollo 13. Ketika pelacur didatangkan ke rumah mayat, penjaga malam Chuck (Henry Winkler) dan Bill (Michael Keaton) memiliki ketertarikan Bellinda (Shelley Long). Chuck dan Bill memutuskan untuk membantu ia dan kawan-kawannya dengan mengubah rumah mayat tersebut menjadi rumah bordil.

Peran Micheal Keaton sebagai Billy Blaze, dengan penampilan bicara cepatnya, serta gaya mesum namun menawannya yang mencuri perhatian penonton. Dari penampilannya di film yang menjadi awal karir Ron Howard sebagai sutradara tersebut, meluncurkan Michael Keaton sebagai selebritis ternama Hollywood.

Tom Cruise melalui The Outsiders (1983)

Selebritis lain memang bersinar dalam The Outsiders yang disutradarai Francis Ford Coppola, seperti Matt Dillon, Patrick Swayze, dan Robe Lowe. Tapi, tidak dapat dipungkiri bahwa dari beberapa aktor yang berperan, Tom Cruise adalah yang paling berjaya bahkan hingga kini.

Tom Cruise berperan sebagai sosok yang kasar, Steve Randle dalam The Outsiders yang dirilis tahun 1983 tersebut. Film tersebut menceritakan kisah mengenaskan dari seorang pemuda yang menciptakan dua pasang geng yang saling bersaingan di Oklahoma, pertengahan 1960. Hari ini, kita mungkin mengetahui Cruise sebagai Jerry Maguire, dan agen handal Ethan Hunt dalam Top Gun dan Mission: Impossible.

Nicholas Cage dalam Valley Girl (1983)

Mungkin tidak ada film era 80-an lain selain cerita cinta Romeo dan Juliet yang dimodernisasi pada tahun 1983. Randy (Nicolas Cage) adalah punk jalanan Los Angeles yang bertemu dengan seorang perempuan bernama Julie (Deborah Foreman). Randy dan Julie pertama bertemu dari sebuah pesta, yang kemudian memercik cerita romansa di antara keduanya.

Jika thriller semacam Face/Off atau Mandy membuat kita lupa bahwa Nicolas Cage adalah pemenang Acadamy Award sekaligus aktor lucu yang bertalenta, Valley Girl mungkin dapat mengingatkanmu. Selain itu, pilihan fashion aneh serta soundtrack yang menampilkan “I Melt With You” dari Modern English, akan memicu perjalanan nostalgia.

Nicole Kidman melalui BMX Bandits (1983)

Sebagai pemenang Academy Award juga, Nicole Kidman adalah aktris bertalenta kelahiran Australia, dengan kemampuan peran serba gunanya. Kecuali dalam debutnya di BMX Bandits, di mana atraksi BMX-nya dimainkan oleh pemeran pengganti laki-laki berumur 18 tahun yang diberi wig.

Film komedi tahun 1983 tersebut menceritakan tiga pemain BMX yang tak sengaja terjebak dalam kasus pembobolan Bank. Film itu mendapat pujian di masanya karena penayangan laga aksi yang riang dan luar biasa untuk dilihat. Selain aksinya, peranan bintang remaja berumur 16 tahun (saat itu), Nicolas Kidman juga membuat pengkultusan BMX Bandits dalam film 80-an. Jika itu belum cukup meyakinkan, Quentin Tarantino pernah menyinggung BMX Bandits sebagai film petualangan ramah untuk anak era 80-nya Australia.

Tom Hanks dalam Splash (1984)

Mungkin Ron Howard adalah jimat keberuntungan bagi selebritis era 80-an yang dipilihnya, banyak di antara pilihannya memiliki karir yang gemilang. Salah satunya adalah Tom Hanks, yang telah membintangi sitcom Bosom Buddies di televisi, namun pertama meroket melalui film Splash. Splash adalah film cinta sekaligus fantasi, memasukannya ke dalam kategori romantic-fantasy yang tayang perdana pada tahun 1984.

Dalam Splash, cerita berevolusi seputar Allan Bauer (Tom Hanks) dan Madison (Daryl Hannah), dimana Madison menyelamatkan Allan saat ia tenggelam. Dari penyelamatan tersebut, keduanya saling jatuh cinta, tanpa Allan mengetahui bahwa ia jatuh cinta dengan sesosok putri duyung. Film tersebut ternominasi dalam Academy Award untuk kategori Best Original Screenplay, namun tentu itu bukan Oscar terakhir untuk Tom Hanks.

Johnny Depp dalam A Nightmare On Elm Street (1984)

Pada tahun 1984, kita dikenalkan dengan antagonis fantastis dan tak tertebak karya Robert Englund, Freddy Krueger. Dari karya Robert Englund tersebut, Freddy Krueger menjadi antagonis yang berkesan dan menghasilkan deretan film horror ikonik. Banyak penggemar film horror tidak menyadari bahwa A Nightmare On Elm Street yang disutradarai Wes Craven juga sebuah peluncur karir.

Johnny Depp yang memainkan Glen Lantz, kekasih Nancy Thompson (Heather Lengenkamp), seorang siswa sekolah menengah atas yang diteror sosok Freddy Krueger dalam mimpinya. Tentu, performa Depp yang paling berkesan dalam film, seperti apa yang banyak penggemar katakan, kematian mengejutkan Glen adalah legenda.

Robert Downey Jr. dalam Weird Science (1985)

Sebelum menyelamatkan dunia dalam Marvel Cinematic Universe sebagai Iron Man, Robert Downey Jr. adalah member Saturday Night Live dari 1985-1986. Robert Downey Jr. pernah dua kali mendapatkan nominasi Academy Award setelah karirnya meroket dari penampilannya dalam Weird Science. Di saat yang sama, ia memerankan peran terbesarnya hingga kini, yang sebanding dengan Thanos versi SMA dalam Weird Science.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

Advertisement

Trending

Topik

To Top